Kamis, 20 September 2012

Let’s Guys, See it !


Let’s Guys, See it !
 

 Gimana, sudah puas kah ? Lucu-lucu, imut-imut dan ngegemesinkan? dan yang  menariknya mereka menggunakan jilbab lho!!  Wowww amazing kan? Pertanyaannya adalah, Bagaimana dengan Anda ? Hmm malu donk kita yang sudah balig, tapi tidak menggunakan jilbab & seorang muslim juga.
Coba deh kita berfikir dan merenungkan sejenak mengapa sampai detik ini juga masih belum menggunakan jilbab!!  Alasannya pasti hampir semua orang bilang “Ahh ga siap”, “Ahh ga mau,mendingan jilbabkan dulu mulut dan hati”, “Ahh Gerah, panas, ntar cantiknya tidak terlihat lagi”, ”Ogah ahh, ntar ga ada laki-laki yang suka sama aku lagi”.

Kamis, 06 September 2012

Ya Tuhan, Maafkan aku


Ya Tuhan, Maafkan aku

Tuhanku, Kau Maha Pengasih dan Penyayang…

Tuhanku yang aku cintai..

Kau Maha Mendengar lagi Maha Memaafkan kesalahan…

Tiada maksudku untuk membuat hatinya sedih..

Tiada maksudku juga membuatnya mengeluarkan tetesan air yang deras dari matanya..

Dan tiada maksudku pula untuk membuat hatinya pedih hingga teramat dalam…

Maafkan aku jika aku ini sering mengulangi kesalahan yang sama..

Maafkan aku jika aku ini susah untuk mengucapkan kata maaf kepadanya…

Sungguh Tuhan..

Aku ini adalah hamba-Mu yang tak berdaya dan berlumuran dosa…

Senin, 03 September 2012

Tanpa KACAMATA, Aku ZERO



Ketika melihat jam sudah menunjukkan pukul enam pagi aku selalu gelabakan. Banyak yang aku cari dari sepatu,pena,buku dan kacamata. Menurutku itu sudah menjadi hal biasa dalam cerita pagiku. Datang ke sekolah selalu hampir telat, di omelin sama mama, diteriakin biar akunya tidak gelomat alias lelet bin lemot. Huhhh begitu susahnya untuk datang lebih awal dan tidak di omelin sama mama but it’s no problem for me^^. Waktu terus berjalan. Jarum jam sudah menunjukkan pukul tujuh kurang sepuluh pagi waktu indonesia bagian barat. Aku masih belum siap untuk berangkat kesekolah. Sibuk sendiri seperti orang yang sedang binggung mencari contekan ketika PR harus dikumpulkan.
Penaku sudah ada. Sepatuku sudah dipakai. Bukuku semuanya sudah tersusun rapi didalam tasku dan Kacamataku?. OMG, kemana kacamataku ! aku bergegas mencarinya. Berlari dari dapur keruang tamu kemudian kelantai atas menuju semua kamar dan berlabuh dihatimu alias didepan televisi(warning! Jangan GR). Huuhhh aku sedih. Semua tempat sudah aku telusuri tapi kau masih tak ku temukan.
Detik demi detik telah berlalu.
Menit demi menit sudah terlewati.
Sekarang jam sudah menunjukkan pukul tujuh pagi.
Kau(kacamataku) masih tak ditemukan :(
Aku harus pergi ke sekolah walaupun kegalauan masih melandaku dan memutuskan tidak menggunakan kacamata untuk hari ini.
            Diperjalanan hiruk-pikuk kota Lubuklinggau begitu terasa. Kegalauan di hati ini masih terasa ketika teringat kemanakah kacamataku sekarang. Apa jadinya aku tanpamu !! Ooh kacamataku, kemanakah dirimu ? :(
            Kemana-kemana-kemana....
Ku harus mencari kemana....
            Kekasih tercinta,tak tahu dimana.....
            Lama tak pulang kerumah.....
            Dimana-dimana dimana (Lho kok jadi nyanyiin lagu ayu ting-ting ?????)
            Kamu tahu kacamataku, begitu sulit mata ini untuk melihat dari kejauhan, menikmati hiruk-pikuk diperjalanan sangat tidak nikmat, polusi udara yang begitu menganggu dan orang-orang dijalan yang tidak aku kenal beserta bayangannya. Kemudian telah terlihat dari kejauhan sekolahku begitu indah walaupun penglihatan ini kabur seperti tertutup oleh kabut sekolahku tetap bagus nan indah. Bahkan lebih indah dari pemandangan jalan yang ku lihat.

Separuh NafasKU



            Wajah yang tampak indah. Rambut terurai panjang begitu berantakan. Cermin-pun dengan senang hati melihatku setiap hari berada di depannya. Aku siapkan sebuah kain berdasar paris beserta dalaman jilbab model arab. Aku memakainya. Begitu cantik nun indahnya dengan jilbab yang disilang di atas bahu, transparan dan sanggul yang begitu besar melekat dikepalaku. Kulihat pakaianku yang sudah cukup rapi beserta perlengkapan mos. Lalu senyum manis yang aku lihat di cermin dengan percaya diri aku siap pergi kesekolah baru. Dengan penampilan baru, bertemu teman-teman baru,senior yang baik maupun yang menyebalkan dan suasana yang baru. Keluarlah aku dari pintu rumahku dengan seragam putih abu-abu.
 
            Today is the first I’m were fail,,

            Today is the first I’m meet new friends and new condition,,,

            Dingin diwaktu subuh membuat jantungku dag-dig-dug. Aku turun dari mobil dan bertemu dengan senior yang gendut, imut alias itam mutung(bercanda^_^ itam manis donk ), jika dilihat dari rupanya sepertinya dia sangar but it’s so wrong dia baik banget. Masuklah aku ke gerbang sekolah. Disanalah penderitaan mulai terjadi. Aku beserta teman-temanku yang lain harus berjalan jongkok dengan kecepatan super dari depan gerbang sampai kehalaman atau lapangan sekolah yang paling ujung. Dan yang parahnya lagi kita disuruh sambil menggunakan empeng baby dimulut. Apa yang terjadi ? rumbai-rumbaiku, handrokku terinjak-injak dan diriku harus beberapa kali tersungkur. Tidak hanya itu kami juga disuruh berdiri sampai jam delapan pagi tanpa bergerak sedikit-pun.

Paragraf Deduktif, Paragraf Induktif Dan Paragraf Campuran



·         Paragraf Deduktif
a.      Ciri-ciri : Kalimat utama yang terletak diawal paragraf, Dimulai dengan pernyataan umum dan disusun dengan pernyataan khusus.
b.      Contoh :
            Setiap hari jalan menuju kesekolahku selalu dipadati kendaraan(umum). Mulai dari mobil, motor, angkot, dan becak yang digumakan masyarakat untuk melakukan aktivitas sehari-hari(khusus). Ayahku selalu menggunakan mobil pribadi sedangkan aku selalu menggunakan jasa tukang ojek(khusus). terkadang ayah mengantarku jika aku tidak lambat bersiap untuk pergi ke sekolah(khusus).
·         Paragraf Induktif
a.      Ciri-ciri : Kalimat utama terletak diakhir paragraf, dimulai dengan susunan pernyataan khusus dan dilanjutkan dengan pernyataan umum.
b.      Contoh :
Dokter Bayu misalnya merupakan dokter ahli kandungan(khusus). Dokter Asmara ahli penyakit kulit(khusus). Sedangkan Dokter Rizka ahli penyakit THT(khusus). Jadi, rumah sakit baru dokter sobirin sudah siap melayani pasien yang nantinya akan ditangani oleh para dokter ahli tersebut(umum).
·         Paragraf Campuran adalah kalimat utamanya terletak di awal dan di akhir paragraph.
a.      Contoh :
  Rumah sakit yang baru didirikan itu memiliki beberapa orang dokter ahli(umum). Dokter Bayu misalnya merupakan dokter ahli kandungan(khusus). Dokter Asmara ahli penyakit kulit(khusus). Sedangkan Dokter Rizka ahli penyakit THT(khusus). Jadi, rumah sakit baru tersebut sudah siap melayani pasien yang akan ditangani oleh para dokter ahli tersebut(umum).